Rabu, 24 April 2013

5 PONSEL BERBASIS MOTIVASI DI DUNIA

5 PONSEL BERBASIS MOTIVASI DI DUNIA

1.SAMSUNG
S-ampaikan sholawat kepada nabi muhammad
A-agar kita bisa mendapatkan syafa'at,karena
M-anusia tak luput dari maksiat
S-ampaikan salam kpd nabi yang mulia
U-capkan sejahtera kepadanya
N-antikanlah
G-anjarannya

2. IPHONE

Iphone.
I-kutilah ulama yang benar
P-ercayalah kpadanya
H-adapilah orang yang memusuhinya,karena
O-rang yang memusuhi ulama,
N-eraka tempatnya
E-nyahkanlah dari bumi yang betaqwa

3.NOKIA

Nokia.
N-asihatilah diri sendiri,,baru
O-rang lain.
K-arena menasihati diri sendiri
I-tu lebih sulit,dan
A-gar kita menjadi lebih baik sebelum orang lain menjadi lebih baik

4.SONY

Sony
S-ampaikanlah walau satu ayat
O-brolkanlah ilmu yang bermanfa'at
N-antikanlah Ganjarannya
Y-akinlah kau bisa mendapatkan pahalanya

5.BLACK BERRY

Black berry
B-acalah bismillah di setiap langkah
L-antunkanlah ayat suci Al-qur'an dengan indah
A-mbilah manfa'at setelahnya
C-arilah saudara sebanyak banyaknya
K-etahuilah hidup ini sangat indah
B-ila kita gunakan dengan sebaiknya.
E-ratkanlah ukhuwwah islamiyah
R-apatkanlah barisan untuk menuju ridha-Nya,,walaupun
R-intangan begitu banyak.
Y-akinlah,, kau bisa menghadapinya

itulah 5 ponsel berbasis motivasi terbaik DI dunia :)

Rambut Wanita dalam Pandangan Islam

Katakanlah kepada wanita yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) tampak darinya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, …” (Q.s. An-Nuur: 31).

Berdasarkan ayat di atas, Allah Subhanahu wa ta'ala telah melarang bagi wanita Mukminat untuk memperlihatkan perhiasannya. Kecuali yang lahir (biasa tampak).

Para ulama menggolongan bahwa rambut adalah perhiasan yang tidak tampak. Kita sepakat bahwa karena pentingnya rambut dalam berhias,

terutama bagi wanita, tak heran apabila rambut disebut sebagai mahkota wanita. Dengannya penampilan kita menjadi bagus, indah dan cantik. Namun sayangnya banyak wanita muslimah yang tidak mengetahui bagaimana ia harusnya

memperlakukan rambut yang menghiasi kepalanya. Bahkan kebanyakan dari para muslimah mengikuti gaya potongan rambut wanita-wanita kafir,

misalnya dengan mewarnai atau sekedar memirang rambutnya tanpa ada alasan yang syar'i dan hanya sekedar mengikuti tren.

Tidakkah ukhti memperhatikan hadits Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berikut;

Yang namanya tasyabbuh (menyerupai orang kafir) termasuk bentuk loyal (wala’) pada mereka. Sedangkan kita diharamkan memberi loyalitas (wala’) pada orang kafir.

Jika kaum muslimin tasyabbuh dengan orang kafir, maka boleh jadi mereka (orang kafir) akan mengatakan, “Orang muslim sudah pada nurut kami.”

Akankah kita menyadari bahwa dengan kita bersikap wala' terhadap orang-orang kafir maka sesungguhnya itu merupakan bentuk kehinaan dihadapan mereka,

karena dengan demikian kita telah merendahkan diri sendiri. Sehingga dengan ini, orang-orang kafir tersebut menjadi senang dan bangga dengan kekafiran yang mereka miliki.

Untuk itu pada kesempatan ini, ana ingin membahas tentang bagaimana syari'at mengatur hukum-hukum yang berkaitan dengan rambut wanita, karena jangan sampai kita masuk dalam golongan wanita-wanita kafir seperti diberitakan dalam hadits diatas.

1. Tidak dibolehkannya mengikat rambut menjadi satu di bagian paling atas dari kepala.

2. Mengumpulkan rambut dan melingkarkannya disekitar kepala hingga tampak seperti imamah/sorban yang biasa digunakan lelaki.

3. Boleh menjadikan rambut satu ikatan/kepangan ataupun lebih, lalu dibiarkan tergerai selama rambut tersebut tertutup dari pandangan yang tidak halal melihatnya.

4. Haram menyambung rambut dengan rambut lain atau membuat kesamaran dengan sesuatu yang lain (hal ini akan disangka oleh orang yang melihatnya sebagai rambutnya padahal bukan rambut).

5. Tidak apa-apa jika ingin mengeriting rambut, asalkan bukan untuk tasyabbuh/menyerupai dengan wanita-wanita yang fajir lagi kafir. Maka ini hukumnya menjadi tidak boleh.

6. Tidak boleh menggunakan pita atau rambut palsu dengan tujuan menambah banyak rambut, membesarkan atau menambah panjangnya.

7. Membelah rambut sepantasnya dibagian tengah kepala mulai dari ubun-ubun. Adapun membelahnya di satu sisi, belah kanan atau belah kiri tidak patut dilakukan, terlebih jika hal ini bertasyabbuh dengan selain muslimah.

8. Seorang wanita muslimah tidak boleh mendatangi pemangkas rambut pria, karena haram bagi wanita menampakkan aurat dan rambut mereke kepada lelaki ajnabi (bukan mahramnya).

9. Dilarang mencukur habis rambut, oleh karenanya seorang wanita boleh memotong rambutnya jika merasa terlalu panjang akan membebani dalam hal mencuci dan menyisirnya. Namun jika terpaksa harus dicukur habis karena suatu penyakit atau keluhan dikepalanya, hal ini tidak mengapa.

10. Dibolehkannya bagi seorang wanita menghilangkan seluruh rambut yang tumbuh ditubuhnya selain rambut alis dan rambut kepala.

11. Diharamkan mengecat rambut dengan warna hitam murni tanpa campuran, dengan demikian jika warna hitam dicampur dengan warna lain sehingga menjadi kehitam-hitam tidak apa-apa. demikian pula mengecat rambut dengan warna coklat atau merah kekuningan hal ini bisa dilakukan asal tidak ada unsur tasyabbuh dengan wanita-wanita kafir atau wanita-wanita pelacur/pendosa.

12. Tidak apa-apa mengecat rambut dengan hena (pacar/inai). Inai tidaklah menghalangi sahnya wudhu, karena inai tidaklah memliki zat yang dapat mencegah sampainya air wudhu

13. Mengecat bagian-bagian tertentu dari rambut, seperti ujungnya saja atau bagian atasnya adalah halal, dengan syarat bukan untuk tasyabbuh.

14. Mengubur rambut yang rontok, gigi ataupun kuku yang tanggal menurut sebagian ulama hukumnya mustahab berdasar atsar dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma. Dan perbuatan seorang sahabat lebih utama diikuti daripada perbuatan selainnya.

15. Tidak apa-apa menghilangkan rambut yang tumbuh diwajah seorang wanita seperti jenggot atau kumis, karena keduanya bukan asal penciptaan wanita. Adapun jika rambut yang tumbuh itu adalah merupakan asal penciptaan seperti alis, maka hal ini tidak boleh dihilangkan.

16. Wanita boleh membuka/menampakkan rambut dan wajahnya di hadapan wanita kafir, menurut satu pendapat (fatwa asy-Syaikh Ibnu Utsaimin). Namun ada pendapat lain yang menyatakan tidak boleh (fatwa asy-Syaikh al Albani.

Semoga Bermanfaat Untuk Kita semua Aamiin

Wallahu'alam 

Dasar Hukum Wanita Memakai Jilbab

Dasar Hukum Wanita Memakai Jilbab

Allah berfirman:

“Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min:”Hendaklah mereka menjulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka“. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.” (QS. Al-Ahzab: 59).MAKNA JILBAB

Dalam ayat di atas ada kata jalaabiib, bentuk plural dari mufrodnya (kata tunggalnya) yaitu jilbab, yang memiliki makna:

1. Kerudung besar yang menutupi semua anggota badan, sebagaimana penjelasan Imam Al-Qurthubi (Tafsir Al-Qurthubi 14/232).

2. Pakaian yang menutupi semua anggota badan wanita, sebagaimana yang dituturkan oleh Ibnu Mas’ud, Ubaidah, Qotadah, Hasan Basri, Said bin Jubair, Ibrahim An-Nakhoi dan Atho’ al­Khurasani. (Lihat Tafsir Ibnu Katsir 6/424, Al­Muhalla 3/219).

3. Selimut yang menutupi wajah wanita dan semua anggota badannya tatkala akan keluar, sebagaimana yang dituturkan Ibnu Sirin. (Lihat Tafsir Ad-Durul Mansur 6/657, Tafsir Al­Baidhowy 4/284, Tafsir An-Nasafi 3/453 581, Fathul Qadir 4/304, Ibnu Katsir 6/424 dan Tafsir Abu Su’ud 7/108).

4. Pakaian yang menutup dari atas kepala sampai ke bawah, sebagaimana yang dituturkan oleh Ibnu Abbas. (Lihat Tafsri Al-Alusy 22/88).

5. Selendang besar yang menutupi kerudung. Sebagaimana yang dituturkan oleh Ibnu Mas’ud dan para tabi’in. (Lihat Tafsir Ibnu Katsir 6/ 425).

6. Pakaian sejenis kerudung besar yang menutupi semua badan, sebagaimana yang dituturkan oleh Ibnu Abbas dan Ibnu Mas’ud.(Lihat Tafsir Ats­Tsa’labi 2/581).

Dari keterangan di atas dapat kita tarik kesimpulan bahwa jilbab bukanlah kerudung yang digantungkan di leher, bukan pula kerudung tipis yang kelihatan rambutnya atau kerudung yang hanya menutup sebagian rambut belakangnya, bukan pula kerudung sebangsa kopyah yang kelihatan lehernya atau kerudung yang hanya menutup ujung kepala bagian atas seperti ibu suster dan wanita Nashraniatau kerudung yang kelihatan dadanya, dan bukan pula selendang kecil yang dikalungkan di pundak kanannya.

HUKUM BERJILBAB

Para ulama’ bersepakat bahwa jilbab hukumnya adalah wajib berdasarkan Al-Quran dan sunnah,

A. Berdasarkan dalil-dalil dari al-Qur’an:

1. Surat A1-Ahzab: 59.
Hendaklah mereka menjulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.

2. Surat A1-Ahzab: 33.
Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu.

Perintah wanita agar menetap di rumah menunjukkan keharusan berjilbab tatkala keluar darinya.

3. Surat An-Nur: 31
Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya.

Apabila menampakkan perhiasan saja dilarang bagi wanita, lantas bagaimana lagi kalau bersolek dan menampakkan keindahan tubuh mereka?!!.

B. Adapun dalil-dalil dari Sunnah:

1. Hadits yang mengancam wanita tidak masuk surga karena tidak berjilbab. Rasulullah r bersabda: Ada dua kelompok termasuk ahli neraka, aku belum pernah melihatnya: Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapl, mereka memukul manusia dengan cambuknya, dan wanita yang kasiyat (berpakain tapi telanjang baik karena tipis, atau pendek yang tidak menutup semua auratnya), Mailat mumilat (bergaya ketika berjalan, ingin diperhatikan orang) kepala mereka seperti punuk onta yang berpunuk dua. Mereka tidak masuk surga dan tidak mendapatkan baunya padahal bau surga itu akan didapati dari sekian dan sekian (perjalanan 500 th)..(HR. Muslim 3971, Ahmad 8311 dan Imam Malik 1421).

Syaikh Bakr bin Abdullah Abu Zaid berkata: “Hadits ini menunjukkan bahwa tabarruj (bersoleknya kaum wanita) termasuk dosa besar”.

2. Wanita adalah aurat, dia wajib berjilbab. Rasulullah bersabda:

“Wanita itu adalah aurat, apabila dia keluar akan dibuat indah oleh syetan.”(Shahih. HR Tirmidzi 1093, Ibnu Hibban dan At-Thabrani dalam kitab Mu’jmu1 Kabir.Lihat A1-Irwa’: 273).

3. Ummu Salamah berkata: Wahai Rasulullah, bagaimana wanita berbuat dengan pakaiannya yang menjulur ke bawah? Beliaurbersabda: Hendaklah mereka memanjangkan satu jengkäl, lalu ia bertanya lagi: Bagaimana bila masih terbuka kakinya? Beliau menjawab: “Hendaknya menambah satu hasta, dan tidak boleh lebih”. (HR. Tirmidzi 653 dan berkata:“Hadits hasan shahih”).

4. Kisah wanita yang akan berangkat menunaikan shalat ‘ied, ia tidak memiliki jilbab, maka diperintah oleh Rasulullah SAW: “Hendaknya Saudarinya meminjaminya Jilbab untuknya “. (HR. Bukhari No. 318).

Tiada akan berhenti blog ini menyerui kamu wahai ukhti, sebelum ALLAH Ta’ala yang meneguri kamu dengan adjabnya..Mashya ALLAH. Oleh karena.. demikianlah kamu, sebahagian kamu ingkar dengan ayat-ayat ALLAH dan tiadalah seorang juapun diantara kamu pada jalan yang lurus malainkan sedikit sekali. maka ketahuilah olehmu Firman ALLAH Ta’ala dalam surah Al-Ahjab :59 diatas yang berbunyi:

“Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal,”

artinya : Niscaya demikianlah yang membedakan kamu dengan wanita kafir, jika kamu berkumpul ditengah keramaian tampaklah orang -orang diantara kamu yang berhijab menurut syari’at islam. sedang bagi tiada berjilbab dan tidak pula dengan hidjab niscaya kamulah yang menjadikan dirimu sama dengan wanita-wanita kafir itu.

ketahuilah..bahwasanya islam itu amatlah keras kepada kekafiran,kekufuran, kemudharatan, keingkaran dengan sekalian gerangan dosa itu sekaliannya. jika engkau merasa berat dengan syari’at islam yang diwajibkan atas kamu, maka ambillah olehmu agama selain daripada islam karena engkau akan dapat bersuka ria dengan sesamamu. tapi ukhti..ingatlah..bahwa sesungguhnya hanya islam yang menyanjung-nyanjung kesucianmu lagi meninggikan derajatmu dari yang lain. Islam begitu mencintaimu, memperhatikanmu, menyayangimu, memuliakanmu, memberi kebaikan yang tiada henti-hentinya padamu, melainkan sebahagian kamulah yang berpaling.

Jika terdapat perkataan yang salah dalam artikel ini, maka atas kamu sekalian aku memohon maaf..sedang kepada ALLAH aku memohon ampun..Wallahu A’lam
Wanita Dilahirkan Bukan Untuk
Dipermainkan.
Bukan Untuk Diremehkan.
Bukan Untuk Ditarohkan.
Bukan Untuk Dirusak.
Wanita Harus Di Jaga Dengan Penuh Kasih Dan Sayang.
Karna Wanita Adalah Perhiasan
Dunia.
Dan sebaik baik perhiasan adalah wanita shalihah.

Setuju..? :)
KISAH YANG MENGGETARKAN HATI ][

Mulanya sang Ibu tidak begitu terkejut melihat putranya pergi ke masjid
menunaikan shalat jamaah lima kali dalam sehari semalam. Bahkan, tampak seakan ia tidak rela bila buah hatinya yg masih kanak2 melaksanakah smua shalat lima waktu. 

Baginya, sang anak masih terlalu hijau untuk melaksanakan shalat. Seolah shalat telah merampas buah hatinya, dan tidak memberinya manfaat. Shalat tlah membuat anaknya penat, dan sungguh tidak menyenangkan. Shalat hanya menyia- nyiakan waktunya dan tidak membuatnya
disiplin.

Namun sungguh menakjubkan, di usianya yg tidak lebih dari sepuluh tahun, si anak dgn polos menjawab kegalauan ibunya. Ia menolak dgn halus keinginan ibunya agar ia tidak perlu bersusah payah untuk shalat,
"Ibu, dgn shalat aku merasa bahagia sekali.

Dengan shalat, aku merasa lebih giat, waktuku teratur dgn baik, PR sekolah mampu aku kerjakan semuanya, pelajaran sekolah dapat aku ulangi, dan aku masih punya waktu untuk bermain."

Saat sang ibu merasa tidak mampu lagi untuk membujuk buah hatinya untuk meninggalkan ketekunannya melaksanakan shalat berjamaah yg dianggapnya semua itu terlalu dini bagi anaknya, ia pun
mengadukan persoalan buah hatinya itu kepada sang suami. Sang ibu benar-benar merasa bahwa shalat telah menguasai pikiran anaknya.

Sang suami berusaha menghibur istrinya yg cemas dgn mengatakan, "Biarkan saja, itu kan hanya perilaku kanak-kanak . Kalau ia sudah bosan dan putus asa, ia akan kembali pada perilakunya semula."

Hati pun terus bergulir, ucapan sang suami yg menjadi harap sang ibu blm juga muncul tanda2 akan terwujud, sementara sang buah hati, bertambah cintanya pada shalat.

Semakin kuat keteguhannya melakukan shalat dan tidak pernah lagi terbendung tekad bulatnya untuk slalu shalat
berjamaah di masjid.

Hingga suatu pagi di hari Jum`at, sang ibu tampak sangat gelisah. 
Sudah setengah jam lebih dari shalat shubuh selesai ditunaikan, sang buah hati belum juga beranjak dari kamarnya. Sambil agak terburu-buru ia bergegas menuju kamar sang buah hati,takut dan cemas membayangi hatinya.

Hampir saja sang ibu memasuki pintu kamar buah hatinya yg terbuka saat terdengar lamat2 kata bercampur isak tangis. Sang buah hati terlaut dalam khusyuknya doa,
"Ya Rabb, berilah petunjuk kepada ibuku,
berilah petunjuk kepada ayahku,
sadarkanlah keduanya agar mau
menunaikan shalat dan taat kepada-Mu sehingga keduanya tidak masuk neraka."

Sang ibu tak kuasa membendung deraian air matanya saat mendengar doa sang buah hati. Air matanya terus membasahi kedua pipi, membasuh hati dan melapangkan dadanya. 

Ia bergegas menuju kamarnya untuk membangunkan suaminya dan mengajaknya mendengarkan doa buah hatinya.

Keduanya mendapati buah hatinya
meneruskan untaian doanya,
"Ya Rabb, Engkau telah berjanji akan memperkenankan doa kami.
Aku mohon kepada-Mu wahai Rabb, perkenankan doaku, dan berilah hidayah kepada ayah dan ibuku. Aku cinta pada mereka, dan mereka pun cinta kepadaku. Ya Allah , sayangilah mereka sebagaimana aku sangat menyayangi ayah dan bundaku."
Sang ibu tak kuasa lagi menahan diri. Ia memeluk buah hatinya. Ia bekap buah hatinya erat-erat dalam dadanya. 

Sang ayah pun tak kuasa menahan haru. Ia dekap anak dan istrinya seraya berucap kpd buah hatinya,
"Anakku sayang, Allah telah
memperkenankan doamu."
Sejak itu, keduanya senantiasa
melaksanakan shalat lima waktu dan teguh menunaikan perintah2 Allah. Keduanya mendapat hidayah melalui perantara buah
hatinya.

○Subhanallah,Maha Suci Allah.. Begitu kasih sayang Nya menaungi seluruh hamba Nya.. Hidayah dan karunia Rabb datang melalui untaian doa sayang putranya yang sholeh..

*Semoga Anak-anak kita kelak Menjadi
anak yang sholeh/Sholeha seperti kisah di
atas,,,Aamiin
Sehelai rambut wanita yang Di perlihatkan kepada lelaki bukan muhrim dosanya
700 000 tahun di neraka.

itu baru sehelai rambut kita dah 700 000 tahun di neraka... MasyaAllah.. #renung2kanlah dosa yang kita tak nampak tetapi impaknya di neraka.

Oleh Wahyu Muhammad Abdul Wahid Al Muhajirin

Selasa, 23 April 2013

Neraka itu Mahal, Surga itu Murah!!!

Neraka itu Mahal, Surga itu Murah!!!

" Semua harus Baca, Agar Tidak Tersesat "

Loket ke neraka penuh sesak.
Banyak manusia antri.
Rebut-rebutan, cakar-cakaran.
Takut gak kebagian kursi.
Tiket ke neraka mahal.
Harus merogoh kantong berjuta-juta, Untuk dapat ikut berjalan kesana.

Bukannya :
⇉ Maksiat itu mahal.
⇉ Judi itu mahal.
⇉ Zina itu mahal.
⇉ Korupsi itu mahal.
⇉ Dusta itu mahal.

Ada yang bilang semua itu murah,tapi tetap saja harus di bayara mahal (Pikir pakai logika).
Dan sekarang semakin banyak saja manusia yang berebut menuju ke neraka..

Jalan ke surga itu sunyi, sepiii…!!!
Jalannya lebar, mulus dan bersih..
Tiketnya murah, tak perlu keluar uang banyak..
Loketnya bersih, ada AC..
Pelayannya ramah..
Tapi mengapa amat sedikit yang antri di loket ini ???

Bukannya :
⇉ Puasa itu murah ?
⇉ Shalat itu murah ?
⇉ Sedekah itu murah ?
⇉ Dzikir itu murah ?
⇉ Senyum itu murah ?
⇉ Jujur itu murah ?

Ternyata...

Nafsu dan Setan telah memutar balikan semua tatapan kita !
⇉ Yang buruk terlihat indah..
⇉ Yang baik terlihat sukar..

"SURGA ITU DI KELILINGI OLEH HAL-HAL YANG TIDAK DI SUKAI,SEDANGKAN­­NERAKA DI KELILINGI OLEH HAL-HAL YANG MENYENANGKAN SYAHWAT".
(HR. Muslim).

Dan ditempat ini aku baru sadar..
Bahwa jalan ke surga sepi dan murah..Jalan ke neraka ramai dan mahal..

Semoga menjadi renungan kita bersama.
Betapa sering terlupanya kita.
Selalu menuruti hawa nafsu dan syaitan,Meninggalkan air kesejukan surga dan lebih tertarikpada panasnya neraka yang hanya membuat kita semakin haus...!!!
Na'udzubillah...

Wallahua’lam bishawab.
5 Huruf yang paling Indah adalah
〃ALLAH〃

syair yang paling merdu adalah
〃ADZAN〃

Majalah yang paling baik adalah
〃AL-QUR'AN〃

Senam yg paling sehat adalah
〃SHALAT〃

Diet yang paling Sehat adalah
〃PUASA〃

Nyanyian Paling Syahdu Adalah
〃 SHOLAWAT 〃

"Azab Buat Perempuan Yang Tidak Mau Berhijab"

"Azab Buat Perempuan Yang Tidak Mau Berhijab"

Bismillaahirrahmaanirrahiim..

Wahai Saudariku, Kami Mengingatkan Sebuah Pesan dari Nabi Kita, Muhammad Shalallahu
'Alaihi wassalam tentang Hijab. Jangan Menyesal Kelak di Hari Kiamat, Bila Anda Tidak Mau Membaca dan Mentaati nasehat ini...

1. Azab Buat Perempuan Yang Membuka Rambut Kepalanya selain Suaminya adalah :

Rambutnya akan digantung dengan api Neraka Sehingga Mendidih Otaknya Dan ini
terjadi sampai berapa lama ia di dunia semasa hidupnya belum menutup rambut kepalanya.

2. Perempuan Yang Suka Berpakaian Seksi dan Menonjolkan dadanya adalah :

"Digantung dengan rantai api neraka dimana dada dan pusatnya diikat dengan api neraka serta betis dan pahanya diberikan
panggangan seperti manusia memanggang kambing di dunia dan api neraka ini sangat memedihkan perempuan ini. "

3. Azab Buat Perempuan Yang Suka Menjadi Penggoda dan Berusaha Menggairahkan Pria
lain dengan tubuhnya yang aduhai adalah
"PEREMPUAN INI MUKANYA AKAN MENGHITAM DAN MEMAKAN ISI PERUTNYA SENDIRI"
( Hadits Diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim )

Allah Berfriman:
{ ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﻗُﻮﺍ ﺃَﻧﻔُﺴَﻜُﻢْ ﻭَﺃَﻫْﻠِﻴﻜُﻢْ
ﻧَﺎﺭًﺍ }
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah
dirimu dan keluargamu dari api neraka.” (QS.At Tahriim: )

Astaghfirullahal'adzim,,,

Peliharalah Dirimu Dan Ahli Keluargamu Dari Api Neraka dengan Mengajar Mereka Taat KepadaNya Serta Bertaqwa dan Menyuruh Mereka Meninggalkan Maksiat

Peliharalah Dirimu Dan Ahli Keluargamu Dari Api Neraka dengan Mengajar Mereka Taat KepadaNya Serta Bertaqwa dan Menyuruh Mereka Meninggalkan Maksiat


Allah berfirman:"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan" (Tahrim 66:6)

'Ali bin Abi Thalhah menuturkan dari Ibnu 'Abbas r.a, ia berkata, "Firman-Nya 'Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka', yakni ajarilah mereka utk taat kepadaNya dan tidak bermaksiat kepadaNya. Dan perintahkanlah kepada keluarga kalian utk berzikir agar Allah swt menjauhkan mereka dari api neraka" (Ath-Thabari (XXIII/491))

Mujahid berkata, "Firman-Nya, 'Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka',yakni bertaqwalah kepada Allah swt dan berwasiatlah kepada keluarga kalian agar bertaqwa kepadaNya" (Ath-thabari (XXIII/492))

Sementara itu Qatadah berkata,"Hendaklah engkau memerintahkan mereka utk taat kepada Allah swt, dan melarang mereka bermaksiat kepadaNya. Hendaklah engkau menjalankan hukum Allah swt kepada mereka, serta memerintahkan dan membantu mereka utk melaksanakannya. Apabila engkau melihat mereka bermaksiat kepada Allah swt, maka peringatlah dan laranglah mereka" (Ath-Thabari (XXIII/492)

Demikian pula yg dikatakan adh-Dhahhak dan Muqatil, "Merupakan kewajipan seorang muslim utk mengajari isterinya, kerabatnya, buak perempuan dan laki2 nya, apa2 yg diwajibkan dan dilarang Allah kepada mereka" (Al-Qurthubi (XVIII/196))

Ayat ini semakna dengan hadis yg diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Dawud dan at-Tirmidzi, dari ar-Rabi' bin Sbarah, dari bapaknya, ia mengatakan bahawa Rasulullah saw telah bersabda: "Perintahkanlah anak kecil untuk solat jika telah berumur tujuh tahun. Apabila dia telah berumur sepuluh tahun, perintahkanlah mereka dengan pukulan" (Diriwayatkan oleh Ahmad (III/404) , Abu Dawud (I/332), at-Tirmidzi (II/445) dalam Tuhfatul Ahwadzi,Hadis sahih, Lihat Shahihul Jaami' no 5867)

Untuk wanita yang belum berjilbab.

Untuk wanita yang belum berjilbab.

Masih mau ngelak.?
Masih beralasan yang penting
hatinya.?
Masih beralasan belum dapat
hidayah.?
Coba bca ini
Rasulullah berkata pada putrinya
(Fatimah) :
Wahai Anakku Fatimah!!
Adapun perempuan perempuan yang
akan
digantung rambutnya hingga otaknya
keluar,
dalam neraka dikarenakan mereka itu
didunia tidak
mau menutup rambutnya daripada
dilihat oleh
laki-laki yang bukan muhrimnya.
(HR.MUSLIM)
Saran utkmu , saudariku muslimah :

(1) Semakin banyak pandangan lelaki yang tergiur denganmu semakin bertumpuk pula dosa-dosamu

(2) Semakin sang lelaki menghayalkanmu...semakin berhasrat denganmu maka semakin bertumpuk pula dosa-dosamu
...
(3) Janganlah anda menyangka senyumanmu yang kau tebarkan secara sembarangan tidak akan ada pertanggungjawabannya kelak..!!!. Bisa jadi senyumanmu sekejap menjadi bahan lamunan seorang lelaki yang tidak halal bagimu selama berhari-hari.., apalagi keelokan tubuhmu....

(4) Bayangkanlah... betapa bertumpuk dosa-dosa para artis dan penyanyi yang auratnya diumbar di hadapan ribuan...bahkan jutaan para lelaki..

(5) Jika anda menjaga kecantikanmu dan kemolekan tubuhmu hanya untuk suamimu...maka anda kelak akan semakin cantik dan semakin molek di surga Allah...,

(6) Akan tetapi jika anda umbar kecantikanmu dan kemolekanmu maka ingatlah itu semua akan sirna dan akan lebur di dalam liang lahad menjadi santapan cacing dan ulat...dan di akhirat kelak...bisa jadi berubah menjadi bahan bakar neraka jah**
BESI itu kuat, tapi API mampu
meleburnya.
API itu kuat, tapi AIR mampu
memadamkannya.
AIR itu kuat, tapi ANGIN mampu
membantingnya.
ANGIN itu kuat, tapi BUKIT
mampu membentenginya.
BUKIT itu kuat, tapi MANUSIA
mampu menghancurkannya.
MANUSIA itu kuat, tapi NAFSU
mampu menundukkannya.
NAFSU itu kuat, tapi IMAN mampu
mengalahkannya.
Tapi bila IMAN KUAT, TIADA APA
YANG MAMPU MENGALAHKAN NYA.
Karena Iman berhubungan
dengan ALLAH SWT.

PILIHLAH JODOH DENGAN DUA CARA :

PILIHLAH JODOH DENGAN DUA CARA :

Pertama..
jadilah orang yang baik. Insya Allah kita akan
mendapat jodoh yang baik (QS An-Nur :26)

Kedua..
ikutlah pilihan orang yang baik. Karena orang yang baik akan memilih yang baik untuk jadi pasangan hidup kita.

Prinsip jodoh itu:
Berikanlah yang terbaik untuk Allah maka Allah akan
berikan yang terbaik untukmu..
Cintai Allah sungguh-sungguh(QS 3:31) Maka Allah
akan kirimkan orang yang mencintaimu karena
Allah... Yakinlah...
Allah pasti memberikan yang terbaik untuk HambaNya
yg beriman. Aamiin,, Insya Allah....!!

Senin, 22 April 2013



TIPS AGAR SUARA MENJADI BAGUS DAN NAFAS MENJADI PANJANG




Suara yang bagus pasti kita semua menginginkannya apalagi bagi seseorang yang hobby membaca Qur’an, berikut ini cara-cara agar anda memiliki suara bagus tersebut:


1.Setelah subuh, masukan ke2 jari telunjuk anda ke dalam tenggorokan dan biarkan lendir_lendir dalam tenggorokan anda keluar. Tapi ingat jgn dulu sikat gigi, karna apabila anda telah sikat gigi terkadang lendir_lendir dalam tenggorokan anda jarang keluar.


2. Teteskan air ke dalam hidung anda, dan nantinya lendir dalam tenggorokan dan juga hidung keluar derngan sendirinya


3.Minumlah air hangat ketika tengah malam, tapi jangan langsung diminum kumurlah terlebih dahulu. kumur dengan menadahkan keatas terus rasakan air itu sampai terasa di tenggorokan dan telan sedikit demi sedikit.


4. Jagalah makanan juga minuman anda. jangan terlalu konsumsi yang bersantan, terlalu banyak minyak, dan terakhir jangan meminum air es.Minumlah air putih hangat sehabis konsumsi yg manis2,dingin dan berminyak.


Suara baguspun tidak cukup menjadi modal keseimbangan pernapasan yg baik dan panjang. Dan ini kira2 caranya yg mudah:


1. Masukan muka anda kedalam air dibak mandi atau kalau lagi renang ,dan teriaklah didalam air lakukanlan beberapa kali. Setelah itu cobalah dengan menyanyikan lagu yang bertempo panjang.Seberapa tahan anda pertama kali !? ya coba saja..,xixix...yg pasti ini memperkuat otot rahang anda....


2. Taruhlah 1 buah lilin dengan jarak 10cm coba anda tiup,FUHHH.... dan terus tambah jaraknya 11,12, dst. Sesering mungkin...hal Ini juga akan membantu nafas anda menjadi panjang disebab membran katup paru2 lentur mengembang untuk mampu menampung volume udara sebanyaknya,mirif cara penggunaan alat respirasi test pola tiup.


3. Rajin-rajinlah lari pagi agar nafas anda juga stamina anda terutama otot diafragma dan dada serta leher rahang atas menjadi lebih kua.Hal ini akan membantu anda menjadi fit and fresh saat berkiprah berolah vokal.

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan sesuatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra [17] : 32).“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. (QS. An Nur : 30)Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An Nur : 31)

“Janganlah kau terlalu lembut bicara supaya [lawan-jenis] yang lemah hatinya tidak bangkit nafsu [syahwat]-nya.” (QS al-Ahzab [33]: 32)

Dari Ibnu Abbas r.a. dikatakan: Tidak ada yang kuperhitungkan lebih menjelaskan tentang dosa-dosa kecil daripada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Allah telah menentukan bagi anak Adam bagiannya dari zina yang pasti dia lakukan. Zinanya mata adalah melihat [dengan syahwat], zinanya lidah adalah mengucapkan [dengan syahwat], zinanya hati adalah mengharap dan menginginkan [pemenuhan nafsu syahwat], maka farji (kemaluan) yang membenarkan atau mendustakannya…” (HR. Bukhari & Muslim)

“Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan dengan wanita kecuali bersama mahramnya.” (HR. Bukhori dan Muslim)

“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah seorang laki-laki sendirian dengan seorang wanita yang tidak disertai mahramnya. Karena sesungguhnya yang ketiganya adalah syaitan.” (HR. Ahmad).

“Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi, itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HASAN, Thabrani dalam Mu`jam Kabir 20/174/386)

“Demi Allah, tangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassallam tidak pernah menyentuh tangan wanita sama sekali meskipun dalam keadaan membai’at. Beliau tidak memba’iat mereka kecuali dengan mangatakan: “Saya ba’iat kalian.” (HR. Bukhori)

“Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita.” (HR. Malik , Nasa’i, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad)

Telah berkata Aisyah ra, “Demi Allah, sekali-kali dia (Rasul) tidak pernah menyentuh tangan wanita (bukan mahram) melainkan dia hanya membai’atnya (mengambil janji) dengan perkataaan.” (HR. Bukhari dan Ibnu Majah).

“Wahai Ali, janganlah engkau meneruskan pandangan haram (yang tidak sengaja) dengan pandangan yang lain. Karena pandangan yang pertama mubah untukmu. Namun yang kedua adalah haram” (HR. Abu Dawud , At-Tirmidzi dan dihasankan oleh Al-Albani)

“Pandangan itu adalah panah beracun dari panah-panah iblis. Maka barangsiapa yang memalingkan pandangannya dari kecantikan seorang wanita, ikhlas karena Allah, maka Allah akan memberikan di hatinya kelezatan sampai pada hari? Kiamat.”(HR. Ahmad)

Dari Jarir bin Abdullah r.a. dikatakan: “Aku bertanya kepada Rasulullah saw. tentang memandang [lawan-jenis] yang [membangkitkan syahwat] tanpa disengaja. Lalu beliau memerintahkan aku mengalihkan pandanganku.” (HR. Muslim)

“Janganlah kau terlalu lembut bicara supaya [lawan-jenis] yang lemah hatinya tidak bangkit nafsu [syahwat]-nya.” (QS al-Ahzab [33]: 32)
Dari Ibnu Abbas r.a. dikatakan: Tidak ada yang kuperhitungkan lebih menjelaskan tentang dosa-dosa kecil daripada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Allah telah menentukan bagi anak Adam bagiannya dari zina yang pasti dia lakukan. Zinanya mata adalah melihat [dengan syahwat], zinanya lidah adalah mengucapkan [dengan syahwat], zinanya hati adalah mengharap dan menginginkan [pemenuhan nafsu syahwat], maka farji (kemaluan) yang membenarkan atau mendustakannya…” (HR. Bukhari & Muslim)
“Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan dengan wanita kecuali bersama mahramnya.” (HR. Bukhori dan Muslim)
“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah seorang laki-laki sendirian dengan seorang wanita yang tidak disertai mahramnya. Karena sesungguhnya yang ketiganya adalah syaitan.” (HR. Ahmad).
“Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi, itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HASAN, Thabrani dalam Mu`jam Kabir 20/174/386)
“Demi Allah, tangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassallam tidak pernah menyentuh tangan wanita sama sekali meskipun dalam keadaan membai’at. Beliau tidak memba’iat mereka kecuali dengan mangatakan: “Saya ba’iat kalian.” (HR. Bukhori)
“Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita.” (HR. Malik , Nasa’i, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad)
Telah berkata Aisyah ra, “Demi Allah, sekali-kali dia (Rasul) tidak pernah menyentuh tangan wanita (bukan mahram) melainkan dia hanya membai’atnya (mengambil janji) dengan perkataaan.” (HR. Bukhari dan Ibnu Majah).
“Wahai Ali, janganlah engkau meneruskan pandangan haram (yang tidak sengaja) dengan pandangan yang lain. Karena pandangan yang pertama mubah untukmu. Namun yang kedua adalah haram” (HR. Abu Dawud , At-Tirmidzi dan dihasankan oleh Al-Albani)
“Pandangan itu adalah panah beracun dari panah-panah iblis. Maka barangsiapa yang memalingkan pandangannya dari kecantikan seorang wanita, ikhlas karena Allah, maka Allah akan memberikan di hatinya kelezatan sampai pada hari? Kiamat.”(HR. Ahmad)
Dari Jarir bin Abdullah r.a. dikatakan: “Aku bertanya kepada Rasulullah saw. tentang memandang [lawan-jenis] yang [membangkitkan syahwat] tanpa disengaja. Lalu beliau memerintahkan aku mengalihkan pandanganku.” (HR. Muslim)“Janganlah kau terlalu lembut bicara supaya [lawan-jenis] yang lemah hatinya tidak bangkit nafsu [syahwat]-nya.” (QS al-Ahzab [33]: 32)

Dari Ibnu Abbas r.a. dikatakan: Tidak ada yang kuperhitungkan lebih menjelaskan tentang dosa-dosa kecil daripada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Allah telah menentukan bagi anak Adam bagiannya dari zina yang pasti dia lakukan. Zinanya mata adalah melihat [dengan syahwat], zinanya lidah adalah mengucapkan [dengan syahwat], zinanya hati adalah mengharap dan menginginkan [pemenuhan nafsu syahwat], maka farji (kemaluan) yang membenarkan atau mendustakannya…” (HR. Bukhari & Muslim)
“Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan dengan wanita kecuali bersama mahramnya.” (HR. Bukhori dan Muslim)
“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah seorang laki-laki sendirian dengan seorang wanita yang tidak disertai mahramnya. Karena sesungguhnya yang ketiganya adalah syaitan.” (HR. Ahmad).
“Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi, itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HASAN, Thabrani dalam Mu`jam Kabir 20/174/386)
“Demi Allah, tangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassallam tidak pernah menyentuh tangan wanita sama sekali meskipun dalam keadaan membai’at. Beliau tidak memba’iat mereka kecuali dengan mangatakan: “Saya ba’iat kalian.” (HR. Bukhori)
“Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita.” (HR. Malik , Nasa’i, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad)
Telah berkata Aisyah ra, “Demi Allah, sekali-kali dia (Rasul) tidak pernah menyentuh tangan wanita (bukan mahram) melainkan dia hanya membai’atnya (mengambil janji) dengan perkataaan.” (HR. Bukhari dan Ibnu Majah).
“Wahai Ali, janganlah engkau meneruskan pandangan haram (yang tidak sengaja) dengan pandangan yang lain. Karena pandangan yang pertama mubah untukmu. Namun yang kedua adalah haram” (HR. Abu Dawud , At-Tirmidzi dan dihasankan oleh Al-Albani)
“Pandangan itu adalah panah beracun dari panah-panah iblis. Maka barangsiapa yang memalingkan pandangannya dari kecantikan seorang wanita, ikhlas karena Allah, maka Allah akan memberikan di hatinya kelezatan sampai pada hari? Kiamat.”(HR. Ahmad)
Dari Jarir bin Abdullah r.a. dikatakan: “Aku bertanya kepada Rasulullah saw. tentang memandang [lawan-jenis] yang [membangkitkan syahwat] tanpa disengaja. Lalu beliau memerintahkan aku mengalihkan pandanganku.” (HR. Muslim)“Janganlah kau terlalu lembut bicara supaya [lawan-jenis] yang lemah hatinya tidak bangkit nafsu [syahwat]-nya.” (QS al-Ahzab [33]: 32)

Dari Ibnu Abbas r.a. dikatakan: Tidak ada yang kuperhitungkan lebih menjelaskan tentang dosa-dosa kecil daripada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Allah telah menentukan bagi anak Adam bagiannya dari zina yang pasti dia lakukan. Zinanya mata adalah melihat [dengan syahwat], zinanya lidah adalah mengucapkan [dengan syahwat], zinanya hati adalah mengharap dan menginginkan [pemenuhan nafsu syahwat], maka farji (kemaluan) yang membenarkan atau mendustakannya…” (HR. Bukhari & Muslim)
“Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan dengan wanita kecuali bersama mahramnya.” (HR. Bukhori dan Muslim)
“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah seorang laki-laki sendirian dengan seorang wanita yang tidak disertai mahramnya. Karena sesungguhnya yang ketiganya adalah syaitan.” (HR. Ahmad).
“Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi, itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HASAN, Thabrani dalam Mu`jam Kabir 20/174/386)
“Demi Allah, tangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassallam tidak pernah menyentuh tangan wanita sama sekali meskipun dalam keadaan membai’at. Beliau tidak memba’iat mereka kecuali dengan mangatakan: “Saya ba’iat kalian.” (HR. Bukhori)
“Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita.” (HR. Malik , Nasa’i, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad)
Telah berkata Aisyah ra, “Demi Allah, sekali-kali dia (Rasul) tidak pernah menyentuh tangan wanita (bukan mahram) melainkan dia hanya membai’atnya (mengambil janji) dengan perkataaan.” (HR. Bukhari dan Ibnu Majah).
“Wahai Ali, janganlah engkau meneruskan pandangan haram (yang tidak sengaja) dengan pandangan yang lain. Karena pandangan yang pertama mubah untukmu. Namun yang kedua adalah haram” (HR. Abu Dawud , At-Tirmidzi dan dihasankan oleh Al-Albani)
“Pandangan itu adalah panah beracun dari panah-panah iblis. Maka barangsiapa yang memalingkan pandangannya dari kecantikan seorang wanita, ikhlas karena Allah, maka Allah akan memberikan di hatinya kelezatan sampai pada hari? Kiamat.”(HR. Ahmad)
Dari Jarir bin Abdullah r.a. dikatakan: “Aku bertanya kepada Rasulullah saw. tentang memandang [lawan-jenis] yang [membangkitkan syahwat] tanpa disengaja. Lalu beliau memerintahkan aku mengalihkan pandanganku.” (HR. Muslim)“Janganlah kau terlalu lembut bicara supaya [lawan-jenis] yang lemah hatinya tidak bangkit nafsu [syahwat]-nya.” (QS al-Ahzab [33]: 32)
Dari Ibnu Abbas r.a. dikatakan: Tidak ada yang kuperhitungkan lebih menjelaskan tentang dosa-dosa kecil daripada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Allah telah menentukan bagi anak Adam bagiannya dari zina yang pasti dia lakukan. Zinanya mata adalah melihat [dengan syahwat], zinanya lidah adalah mengucapkan [dengan syahwat], zinanya hati adalah mengharap dan menginginkan [pemenuhan nafsu syahwat], maka farji (kemaluan) yang membenarkan atau mendustakannya…” (HR. Bukhari & Muslim)
“Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan dengan wanita kecuali bersama mahramnya.” (HR. Bukhori dan Muslim)
“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah seorang laki-laki sendirian dengan seorang wanita yang tidak disertai mahramnya. Karena sesungguhnya yang ketiganya adalah syaitan.” (HR. Ahmad).
“Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi, itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HASAN, Thabrani dalam Mu`jam Kabir 20/174/386)
“Demi Allah, tangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassallam tidak pernah menyentuh tangan wanita sama sekali meskipun dalam keadaan membai’at. Beliau tidak memba’iat mereka kecuali dengan mangatakan: “Saya ba’iat kalian.” (HR. Bukhori)
“Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita.” (HR. Malik , Nasa’i, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad)
Telah berkata Aisyah ra, “Demi Allah, sekali-kali dia (Rasul) tidak pernah menyentuh tangan wanita (bukan mahram) melainkan dia hanya membai’atnya (mengambil janji) dengan perkataaan.” (HR. Bukhari dan Ibnu Majah).
“Wahai Ali, janganlah engkau meneruskan pandangan haram (yang tidak sengaja) dengan pandangan yang lain. Karena pandangan yang pertama mubah untukmu. Namun yang kedua adalah haram” (HR. Abu Dawud , At-Tirmidzi dan dihasankan oleh Al-Albani)
“Pandangan itu adalah panah beracun dari panah-panah iblis. Maka barangsiapa yang memalingkan pandangannya dari kecantikan seorang wanita, ikhlas karena Allah, maka Allah akan memberikan di hatinya kelezatan sampai pada hari? Kiamat.”(HR. Ahmad)
Dari Jarir bin Abdullah r.a. dikatakan: “Aku bertanya kepada Rasulullah saw. tentang memandang [lawan-jenis] yang [membangkitkan syahwat] tanpa disengaja. Lalu beliau memerintahkan aku mengalihkan pandanganku.” (HR. Muslim)